Wajib Dilakukan oleh Seorang Wirausaha

Semua orang, termasuk saya dan anda sekalian, pasti memiliki keinginan untuk menjadi orang yang lebih baik dalam menjalani hidup dan kehidupan di dunia ini. Salah satunya adalah selalu memiliki keinginan untuk terus maju atau dikenal dengan istilah prestatif. Apalagi bila kita mulai mencoba untuk menjadi seorang entrepreneur ( wirausaha ) maka sikap dan perilaku prestatif ini wajib hukumnya untuk dimiliki.

Ada lima ‘Kartu AS’ sebagai sikap dan perilaku bekerja prestatif yang wajib diterapkan wirausaha, yaitu:

Kerja Ikhlas
Bukan berarti kerja tanpa mengharapkan gaji atau berjualan tanpa mengharapkan laba. Kerja ikhlas disini maksudnya adalah melakukan kegiatan bisnis tanpa keluh kesah bahkan rasa lelah tidak dirasakan sebagai suatu beban yang berat. Contoh, seorang pebisnis di internet walaupun hasil penjualan produknya hanya dapat menutup biaya internet sebulan, tetapi dia tetap semangat dalam berbisnis

Kerja Mawas
Mawas diri dari rasa emosional, dapat diartikan tidak tergesa-gesa dalam mengambil suatu tindakan dan tidak mudah terpancing oleh suasana dalam menerima kritikan atau pujian, dengan tujuan tidak terjebak pada kesalahan yang sama. Contoh ketika kita memiliki masalah pribadi, baik dengan keluarga, sahabat, pacar maka tidak boleh membawa masalah ini ke dalam bisnis kita karena pasti akan sangat berpengaruh dalam pengambilan keputusan.

Kerja Cerdas
Tidak dipungkiri bahwa bisnis tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik saja tetapi juga mengandalkan otak, akal budi untuk berfikir. Wirausaha yang cerdas dalam menjalankan bisnisnya akan pandai memperhitungkan resiko bisnis, mampu melihat peluang usaha, dan dapat mencari solusi sehingga memperoleh keuntungan. Contoh, sekarang ini banyak wirausaha yang memanfaatkan teknlogi informasi dan komunikasi, menggunakan bahasa global, pandai bernegosiasi, menerapkan konsep marketing untuk menunjang bisnisnya.

Kerja Keras
Bekerja dengan menggunakan sumber daya secara optimal, misalnya tenaga, pikiran, waktu, dan perasaan untuk meraih keinginannya. Contoh kerja keras seorang guru yang setiap hari mengajar kemudian mengisi waktu luang sepulang mengajar dengan mengelola warung sembako dan warnet disamping rumahnya.

Kerja Tuntas
Kerja yang tidak setengah-setengah dan mampu mengorganisir usaha dari awal sampai akhir untuk dapat menghasilkan usahanya secara maksimal. Contoh, seorang pebisnis online dapat mengorganisir usahanya dengan baik mulai dari membuat atau menyediakan produk yang dijual, menetapkan harga, membuat strategi promosi, mendistribusikan produk pesanan, kemungkinan kerugian sampai mendapatkan hasil yang memuaskan berupa laba.

Harta terbesar untuk mempertahankan kemampuan wirausaha yaitu adanya sikap positif di dalam usaha.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s